teori kriminologi

Teori Kriminologi

1. Teori Differential Association

Teori ini bertitik tolak atas tiga teori : ecological and culter transmission theory, symbolic interactionism dan culture conflict theory, Dari pengaruh teori teori tersebut, dapat disimpulkan bahwa munculnya teori asosiasi differensial adalah didasarkan pada :

1. Bahwa setiap orang akan menerima dan mengakui pola pola perilaku yang dapat dilaksanakan.

2. Kegagalan untuk mengikuti pola tingkah laku dapat menimbulkan inkonsistensi dan ketidakharmonisan.

3. Konflik budaya merupakan prinsip dasar dalam menjelaskan kejahatan

 

2. Teori Anomie : Emile Durkheim

Konsep anomie sendiri adalah “Suatu keadaan, dimana dalam suatu masyarakat, tidak adanya kesempatan, adanya perbedaan struktur kesempatan untuk mencapai sebuah tujuan cita-cita. Kedua faktor inilah yang menyebabkan masyarakat menjadi frustasi, terjadinya konflik; adanya ketidakpuasan sesame individu, maka semakin dekat dengan kondisi hancur berantakan yang tidak didasarkan kepada norma yang berlaku, inilah A-nomie”

3.TeoriKontrol Sosial
Perspektif control adalah perspektif yang terbatas untuk penjelasan delinkuensi dan kejahatan. Teori ini meletakan penyebab kejahatan pada lemahnya ikatan individu atau ikatan sosial dengan masyarakat, atau macetnya integrasi sosial. Kelompok yang lemah ikatan sosialnya cenderung melanggar hukum karena merasa sedikit terikat dengan peraturan konvensional. Manusia pada teori control sosial dipandang sebagai makhluk yang memiliki moral murni, oleh karena itu, manusia memiliki kebebasan untuk melakukan sesuatu

 

4. Teori Labelling

Teori labeling merupakan teori untuk mengukur mengapa terjadinya kejahatan, metode yang digunakan dalam teori ini adalah “self refort”, atau melakukan interview terhadap pelaku kejahatan yang tidak diketahui oleh polisi. Pembahasan labeling, terfokuskan pada dua tema, pertama : menjelaskan mengapa dan bagaimana orang-orang tertentu diberi label, kedua : pengaruh atau efek dari label tersebut sebagai suatu konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukannya.

5.Teori Interaksionisme Simbolik
Teori ini memusatkan perhatiannya pada interaksi antara individu dan kelompok. Blumer mengutarakan tentang tiga prinsip utama interaksionisme simbolik, yaitu tentang pemaknaan, bahasa, dan pikiran. Premis ini nantinya mengutarakan kepada konsep ‘diri’ seseorang dan sosialisasinya kepada ‘komunitas’ yang lebih besar, masyarakat.

Premis Pertama : Bahwa manusia bertindak atau bersikap terhadap manusia lainnya yang pada dasarnya dilandasi atas pemaknaan yang mereka kenakan kepada pihak lain tersebut.

Premis Kedua : Bahwa pemaknaan muncul dari interaksi sosial yang dipertukarkan di antara mereka. Makna bukan muncul atau melekat pada sesuatu atau suatu objek secara alamiah. Makna tidak bisa muncul ‘dari sananya’. Makna berasal dari hasil proses negosiasi melalui penggunaan bahasa dalam perspektif interaksionisme simbolik.

Premis Ketiga : Bahwa interaksionisme simbolik menggambarkan proses berpikir sebagai perbincangan dengan diri sendiri. Proses berpikir ini sendiri bersifat refleksif

6. Teori Subculture

Pada dasarnya teori ini membahas dan menjelaskan bentuk kenakalan remaja serta perkembangan berbagai tipe gang. Sebagai social heritage, teori ini dimulai tahun 1950-an dengan bangkitnya perilaku konsumtif kelas menengah di amerika.

7.Teori Konflik
Pada dasarnya konsep ini menunjuk pada perasaan dan keterasingan khususnya yang timbul dari tidak adanya control seseorang atas kondisi kehidupannya sendiri. Adanya legitimasi corak yang ada dari distribusi penghasilan. Konflik ini didasarkan pada menghilangkan dominasi yang mengacaukan hubungan, kebiasaan mendominasi yang mengacaukan hubungan masyarakat serta orang orang proletar dapat mengungkapkan kelihannya satu sama lain.

Dalam pandangan terhadap konflik dibagi menjadi tiga kelompok :

1. Penghindar Konflik

2. Menghadapi Konflik

3. Pembuat Konflik :

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s